Rabu, 29 Mei 2013

TAK KENAL PUTUS ASA BAGI ORANG YANG BERIMAN


Tak kenal putus asa bagi orang yang beriman

by Rizki30 on 12:50 PM, 18-Mar-13

Category: Seputar islam

ASSALAMU'ALAIKUM WR.WB
selamat malam sobat mwb biggrin Pada postingan ini saya akan membahas tentang putus asa.
putus-asa-copy.jpg
Ada dua jenis keputusasaan. Pertama, muncul ketika berhadapan dengan kesulitan atau rintangan. Yang demikian itu tidak terdapat pada diri orang beriman. Ia harus selalu ingat bahwa Allah menjanjikanpertolongan kepada orang-orang beriman. Al-Qur`an menyatakan bahwa cukuplah hanya Allah bagi orang-orang beriman dan Dia menguatkan orang-orang beriman dengan bantuan-Nya. Kedua, merupakan jenis keputusasaan yang lebih berbahaya, yaitu berputusasaan dari pengampunan Allah setelah berbuat salah atau dosa.
Keputusasaan ini lebih berbahaya karena akan mengarah pada pikiran bahwa Allah tidak akan memaafkan dosa seseorang dan ia akan masuk neraka. Pikiran ini bertentangan dengan apa yang kita pelajari dalamAl-Qur`an. Sesungguhnya, Allah mengampuni dosa orang-orang yang menyesali perbuatannya. Tidakpernah ada kata “terlambat” dalam mencari pengampunan-Nya. Allah menegur hamba-hambanya,
“Hai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya, Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya, Dialah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (az-Zumar: 53)
Putus asa adalah godaan setan. Setan mencoba memengaruhi orang-orang beriman dengan membuat mereka bingung dan kemudian menjerumuskan mereka untuk berbuat kesalahan yang lebih serius. Tujuannya adalah agar orang-orang beriman tidak merasa yakin dengan keimanan dan keikhlasan mereka, membuat mereka merasa “tertipu”. Jika seseorang jatuh ke dalam perangkap ini, ia akan kehilangan keyakinan dan akibatnya akan mengulangi kesalahan yang sama atau bahkan lebih besar dari kesalahan sebelumnya.
Dalam kondisi demikian, orang beriman harus segera meminta ampunan Allah, berpikir seperti yangAl-Qur`an ajarkan dan segera membentuk pola pikir yang baru. Al-Qur`an menjelaskan apa yang harus dilakukan orang beriman dalam kondisi itu,
“Dan jika kamu ditimpa sesuatu godaan setan, maka berlindunglah kepada Allah. Sesungguhnya, Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” (al-A’raaf: 200)
Jika seseorang ikhlas dalam keimanannya kepada Allah, Allah akan mengampuni dosanya jika ia berbuat salah atau dosa. Bahkan jika ia berpaling dalam waktu yang lama, ia masih mendapatkan kesempatan untuk bertobat. Perbuatan setanlah yang menyebabkannya berputus asa. Allahlah satu-satunya yang dapat memberikan ampunan dan keadilan yang abadi dan yang menjanjikan kemenangan dan surga-Nya kepadaorang-orang beriman.
Saran dari Nabi Ya’qub harus menjadi panduan bagi semua orang beriman,
“… janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya, tiada berputus asa dari rahmat Allah, melainkan kaum yang kafir” (Yusuf: 87)
nah jadi kesimpulan di atas, kita sebagai umat muslim yang berman janganlah putus asa, karena setiap masalah yang kita hadapi pasti ada solusi nya, dan jangan lupa untuk berdo'a kepada Allah dan juga sambil ber ikhtiar.
sekian postingan kali ini semoga dapat bermanfaat bagi kita semua ketika kita sedang menghadapi masalah.
(sumber: http://blog-alislam.blogspot.tw)
WASSALAMU'ALAIKUM

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar